AL QOOHIR, AL QOHHAAR, AL JABBAAR

Allah Ta’alaa berfirman:

قل الله خالق كل شيء و هو الواحد القهار

”Katakanlah, ‘Allah adalah pencipta segala sesuatu dan DIA-lah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa.” (Q.S. Ar Ra’du: 16)

يوم هم بارزون لا يخفى على الله منهم شيء لمن الملك اليوم لله الواحد القهار

”(Yaitu) hari (ketika) mereka keluar (dari kubur); tiada suatupun dari keadaan mereka yang tersembunyi bagi Allah. (Lalu Allah berfirman), ‘Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini? ”Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.” (Q.S. Ghoofir: 16)

وهو القاهر فوق عباده وهو الحكيم الخبير
”Dan DIA yang berkuasa atas sekalian hamba-hambanya. Dan DIA-lah Yang Maha Bijaksana lagi Maha mengetahui.” (Q.S. Al An’aam: 18.

DIA yang mengalahkan seluruh maujud. Kepada-NYA seluruh makhluk tunduk, dan kepada kekuasaan dan kehendak-NYA seluruh materi, unsur alam tinggi dan rendah patuh. Semua terjadi hanya karena izin Allah. Semua makhluk butuh kepada Allah, mereka tidak mampu mendatangkan manfaat dan kebaikan, kebaikan dan kejahatan untuk diri mereka sendiri.

Allah Ta’ala berfirman:

هو الله الذى لآ إله إلا هو الملك القدوس السلام المؤمن العزيز الجبار

”DIA Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak di sembah) selain DIA, Raja Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa.” (Q.S. Al Hasyr: 23)
Al Jabbaar mempunyai tiga makna:
1. DIA yang membenahi yang lemah dan tiap hati yang mengeluh karena-NYA. Allah membenahi orang yang kesusahan, mencukupi yang fakir, memudahkan yang dalam kesulitan, membenahi yang terkena musibah dengan memberi taufik agar tetap tegar dan sabar serta memberi pahala besar bila ia melakukan kewajibannya.
Allah membenahi secara khusus membenahi hati orang yang rendah diri terhadap kebesaran dan kemuliaan-NYA, dan hati orang yang mencintai-NYA dengan cara melimpahi dengan karamah (kemuliaan), ma’rifat, dan kondisi-kondisi keimanan. Jadi hati orang yang mengadu kepada Allah dibenahi oleh Allah Yang Maha Dekat.
2. Allah mengalahkan setiap sesuatu, yang kepada-NYA tiap sesuatu itu tunduk dan pasrah.
3. Allah Maha Tinggi atas segala sesuatu.

Adakalanya Al Jabbaar bermakna Al Mutakabbir (Yang memiliki segala keagungan) dari tiap keburukan, kekurangan, permisalan dengan makhluk dari adanya sesuatu yang setara atau berlawanan, atau sekutu bagi-NYA, dalam seluruh kekhususan dan Hak-NYA.
(Bahan Rujukan:
Syarh Nuniyah by Alharas, Alhaq Alwadhih Almubin, dan Taudhih almaqashid wa tashih Alqawaid)

Wallahu A’lam…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: